Sabtu, 19 Desember 2020

Pitch Deck

 "Pitch Deck"


    Selamat pagi, siang, ataupun malam kawan kawan, sesuai judul yang tertera, pada kesempatan kali ini saya akan melanjutkan artikel mengenai kewirausahaan. Pada kesempatan kali ini saya membahas mengenai "Pitch Deck". Pasti kalian bertanya tanya apa sih pitch deck itu, apasih manfaat pitch deck, dan apa saja yang terkandung dalam pitch deck.

Pengertian Pitch Deck

    Pitch Deck merupakan sebuah presentasi singkat yang menjelaskan gambaran umum mengenai rencana bisnis. Dengan bantuan tersebut, kita bisa menjelaskan seperti apa produk kita kepada calon investor dan membuat mereka tertarik memberikan pendanaan untuk bisnis kita. Pitch deck biasanya dibuat menggunakan berbagai macam tools umum seperti PowerPoint, KeyNote, atau Prezi. Dalam membuat pitch deck tidaklah boleh asal-asalan. Tampilannya haruslah menarik dan informatif. Pitch deck biasanya terdiri dari beberapa slide dan menceritakan dengan jelas apa tujuan dan lingkup bisnis startup-mu.

Tujuan dan Manfaat Pitch Deck

    Tujuan umum penggunaan pitch deck adalah untuk menginformasikan atau melempar sebuah ide bisnis kepada calon pengguna (customer), co-founder (mitra bisnis), mitra usaha atau pihak-pihak lain yang dianggap dapat membantu atau menunjang pengembangan dari sebuah ide bisnis, maka pitch deck dapat digunakan di setiap tahapan siklus bisnis atau startup.
    Tak hanya untuk menjelaskan rencana bisnis, pitch deck juga bisa kita gunakan saat bertemu dengan perusahaan lain untuk bekerja sama atau orang yang akan menjadi calon co-founder. Secara singkat tujuan dibuatnya pitch deck adalah untuk menarik investor agar mau membiayai atau mendanai startup yang dibuat.
    Perlu diingat kembali Pitch Deck merupakan sarana untuk menarik atau mempengaruhi investor untuk mengetahui lebih lanjut mengenai ide bisnis atau perusahaan (startup) yang sedang dipresentasikan. Selain pengertian, tujuan dan manfaat Pitch Deck juga mempunyai unsur-unsur penting yang dapat menunjang agar penyusunan pitch deck dapat dijalankan secara sukses.

Unsur-Unsur Pitch Deck

    Unsur-unsur pitch deck sangat penting diketahui bagi para perintis bisnis, sebab dalam membuat pitch deck ada beberapa unsur yang harus di ketahui, diantaranya :
  • Cover 
    Unsur pada bagian ini menampilkan “Kesan Pertama” dari bisnis kita. Cover harus dibuat menarik perhatian agar audience tertarik untuk memperhatikan presentasi. Dalam unsur cover, terdapat nama atau logo bisnis, lalu tagline bisnis.
  • Problem
    Bagian ini menguraikan atau mengilustrasikan dengan jelas problem atau masalah yang ada, dengan menengahkan. Saat melakukan pitching, pancing emotional feeling audience anda dengan cerita mengenai problem atau permasalahan yang biasa terjadi di sekeliling mereka yang berkaitan dengan produk/jasa yang anda tawarkan.
  • Solution
    Bagian ini berhubungan erat dengan unsur kedua, dimana anda diminta menjelasakan mengenai solusi yang anda berikan. Jelasakan apa itu produk/jasa anda, dan tunjukkan perbedaan antara sebelum dengan sesudah menggunakan solusi dari produk anda.
  • Market Size
    Pada Unsur Bagian ini menengahkan bahwa bisnis kita memiliki market atau pasar (marketable). Dengan Menjelaskan secara singkat mengenai customer dan pasar potensial yang ada bagi produk atau jasa yang ditawarkan.
  • Product
    Bagian ini menjelaskan produk atau jasa yang di tawarkan secara singkat dan jelas. Dengam menampilkan maanfaat dari produk atau jasa pada bisnis kita,  fungsi produk atau jasa yang dalam mengatasi problem yang ada  dan menegaskan keunikan produk atau jasa pada bisnis kita, kemudian untuk membuktikan produk kita dapat Tampilkan testemoni.
  • Go to Market
    Jelaskan bagaimana perencanaan dari bisnis yang ditawarkan untuk mendapatkan perhatian pelanggan dan seperti apa proses penjualannya. Gambarakan dengan ringkas dan jelas taktik (strategi) utama yang ingin di gunakan
  • Competition
    Jelaskan bagaimana kondisi persaingan yang dihadapi? Buatkan peta persiangan yang ada (posisi, kekuatan, kelemahan, dan peluang yang mereka miliki). “Fokus utama pada apa yang membedakan Anda dari pesaing dan kelebihan apa yang Anda miliki dari mereka” (kemitraan, teknologi, kekayaan intelektual, kesederhanaan, proses bisnis, jaringan dan lain-lain)
  • Traction
    Traction merupakan suatu pembuktian bahwa ide bisnis atau bisnis yang ditawarkan mempunyai nilai ekonomis atau potensial untuk dapat dikembangkan dengan baik. Bisanya berupa hasil dari tahap pengembangan produk atau jasa pada tahapan awal sikulus bisnis (uji coba model binis yang akan digunakan), dimana menunjukkan hasil bahwa solusi yang ditawarkan bisnis dapat mengatasi permasalahan yang ada.
  • Team
    Jelaskan mengapa anda dan atau tim anda adalah orang yang tepat dan kompeten untuk menjalankan ide bisnis yang anda rencanakan. Tunjukkan keahlian dan keunik setiap anggota tim dan bagaimana tim anda akan dapat bekerja sama untuk mendukung anda menuju kesuksesan ide bisnis anda.
  • Call for Action
    Buatlah pernyataan secara singkat namun jelas mengenai apa yang dibutuhkan (tujuan utama) bisnis anda saat ini. Seperti, seberapa besar dana yang anda butuhkan, Untuk apa dan Bagaimana Kerjasama yang dilakukan.
  • Close
    Pada slide penutup ini, kita cantumkan; Nama dan logo starup, Contact atau bagaimana mana cara menghubungi anda atau tim anda  dan Cantumkan kembali “pernyataan pertama yang mengesankan” dari Ide Bisnis atau perusahaan Anda.
    Dengan kita mengetahui unsur-unsur pitch deck yang telah dijelaskan diatas , diharapkan kita dapat membuat pitch deck dengan baik sehingga presentasi pitch deck kita kepada calon investor akan dapat mudah di pahami.

Tips & Tricks Dalam Penyusunan Pitch Deck

  1. Buat pitch deck yang terdiri atas 10 – 15 slide
    Saat melihat sebuah pitch deck, seorang investor sebenarnya hanya ingin melihat garis besar dari suatu produk atau jasa yang dipresentasikan. Waktu mereka biasanya tidak banyak, maka presentasi pitch deck harus singkat namun bisa memberikan gambaran yang jelas. Untuk itu, slide yang dipersiapkan pun tidak boleh terlalu panjang. Agar pesan yang ingin disampaikan dalam presentasi kita dapat dipahami oleh audience.
  2. Pahami Materi Pitch Deck dengan Baik
    Para investor ketika berhadapan dengan startup tahap awal biasanya tidak akan terlalu memikirkan akurasi data yang ditunjukkan para founder di dalam pitch deck. Mereka justru lebih ingin melihat bagaimana cara berpikir para founder dalam menemukan angka tersebut, dan bagaimana menghubungkannya dengan bisnis yang sedang dipresentasikan.
  3. Gunakan ukuran huruf yang mudah terbaca
    Pitch deck bukanlah sebuah laporan atau skripsi yang akan dibaca kata per kata oleh sang investor. Mereka biasanya akan membaca sekilas untuk menghemat waktu, dan berusaha menangkap apa sebenarnya produk atau ide bisnis yang akan dikembangkan.
  4. Jangan terlalu kaku, cerita seperti biasa saja
    Beberapa investor mungkin bosan mendengar penjelasan penuh slide yang disajikan. Tapi, anda bisa membuatnya lebih menarik dengan bercerita. Presentasi bisnis gak selamanya harus kaku. Dengan bercerita, investor akan lebih tertarik untuk mendengarkan dengan antusias.
  5. Penjelasan yang fokus
    Presentasi dengan cara bercerita bukan berarti anda bisa seenaknya ngomong sana-sini. anda tetap harus fokus terhadap apa yang ingin kamu sampaikan. Karena kalau bertele-tele, takutnya akan menyita waktu lebih lama. Sementara waktu para investor gak cuma buat mendengarkan anda ngoceh doang.
  6. Hindari penggunaan kata-kata yang rumit dan bertele-tele
    Selain untuk menghemat waktu, langkah ini pun perlu di lakukan agar sang investor bisa mudah memahami produk yang tengah dipresetasikan. Contoh kalimat rumit: “Kami membuat sebuah perpaduan teknologi kecerdasan buatan dan blockchain di dunia perbankan.” Contoh kalimat sederhana: “Produk kami memungkinkan orang yang tidak mempunyai rekening bank untuk bisa bertransaksi online.”
  7. Tunjukkan kelebihan dari produk yang dimiliki
    Ketika menawarkan sebuah produk, pastinya anda memberi tahu hal-hal positif tentang materi presentasi yang dibawakan. Kelebihan dibandingkan produk lain harus anda tonjolkan kepada klien agar mereka merasa tertarik dan diyakinkan atas presentasi yang kamu bawakan.
  8. Utarakan profil perusahaan yang jelas
    Penjelasan yang fokus adalah mampu menceritakan keseluruhan bisnis tanpa memakan waktu lama. Yang harus diutarakan pertama adalah profil perusahaan. Jelaskan bergerak di bidang apa bisnismu, dan seperti apa model bisnisnya, Kemudian, produk atau jasa apa yang kamu jual. Jangan lupa untuk memberikan sesuatu penjelasan singkat mengenai keunikan dari produkmu, apa yang membuatnya beda dari produk-produk lainnya.

Penutup

Setelah semua seluk beluk pitch deck yang sudah dijelaskan diatas, diharapkan kalian bisa membuat pitch deck dengan baik dan mudah di pahami. Jika masih belum memahami apa itu pitch deck dan bagaimana membuatnya coba kalian baca lagi perlahan-lahan sembari memahami tulisan diatas.

Sekian pembahasan kali ini mengenai pitch deck, semoga materi yang disampaikan dapat mudah di pahami oleh para pembaca, terimakasih bagi yang sudah mampir di blog ini.


EmoticonEmoticon